Minggu, 10 Mei 2015

Kemenangan Barcelona atas Bayern Muenchen

 Kemenangan Barcelona atas Bayern Muenchen


Dalam kurun 15 menit, Barcelona menghabisi Bayern Muenchen di semifinal pertama Liga Champions. Aksi menawan Lionel Messi membawa Barcelona menang tiga gol tanpa balas, Kamis (6/5/2015) dini hari WIB.

Messi jadi man of the match di laga ini. Ayah satu anak ini mencetak dua gol dan satu assists. Kemenangan 3-0 ini membuat Barca berpeluang besar lolos ke final. Mereka cuma butuh hasil imbang tanpa gol atau minimal tidak kalah lebih dari dua gol di leg kedua pekan depan.

Pada laga di Nou Camp ini, pelatih Barcelona Luis Enrique menurunkan kekuatan terbaiknya di laga ini. Sedangkan Bayern kehilangan sejumlah pemain kunci akibat cedera.

Main di kandang sendiri Barcelona coba menekan Bayern. Blaugrana punya peluang bagus untuk unggul cepat di menit 12. Luis Suarez berhadapan langsung dengan Manuel Neuer. Namun sepakan Suarez bisa digagalkan Neuer.

Dua menit kemudian Barcelona kembali mengancam. Kali ini sepakan Neymar meneruskan umpan Suarez masih membentur bek Bayern Rafinha.

Bayern balas mengancam pada menit 18. Thomas Mueller melepaskan umpan matang, tapi tembakan Robert Lewandowski yang sudah berdiri bebas masih meleset dari sasaran.

Suarez memiliki peluang lagi di menit 27. Sundulan eks pemain Liverpool itu masih melambung dari gawang Neuer. Sedangkan tendangan bebas Messi di menit 35 masih mudah diamankan oleh Neuer.

Bayern seharusnya unggul di menit 39, Dani Alves lepas dari jebakan off-side. Sayangnya sepakan Alves lagi-lagi bisa digagalkan oleh Neuer.

 Barcelona tampil perkasa di leg pertama semifinal Liga Champions. Klub asauhan Luis Enrique menang telak tiga gol tanpa balas atas Bayern Muenchen di Stadion Nou Camp, Kamis (7/5/2015) dini hari WIB.

Lionel Messi menjadi bintang kemenangan Barcelona. Pemuda Argentina itu mencetak dua gol dan memberikan umpan terobosan menawan kepada Neymar untuk mencetak gol ketiga.

Sumbangan dua gol ke gawang Manuel Neuer ini membuat Messi mencatatkan diri sebagai pemain tersubur sepanjang masa Liga Champions. Messi mencetak total 77 gol dan melewati rekor Cristiano Ronaldo dengan 76 golnya.

Kini Messi juga memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini dengan koleksi 10 gol.
Selain dua prestasi membanggakan Messi, laga di Nou Camp ini juga menghasilkan beberapa fakta menarik lainnya.


Simak fakta menariknya di halaman berikutnya:

-Pada laga ini Barcelona kalah penguasaan bola (48 % berbanding 52 %). Ini baru pertama kali dialami Barcelona pada laga Liga Champions sejak 2006 saat melawan Werder Bremen.

- Dalam 96 laga Liga Champions sebelumnya Barcelona selalu mampu unggul penguasaan bola.

- Dengan menghantam Bayern, Barcelona berhasil memenangkan 9 pertandingan Liga Champions berturut-turut sehingga menyamai rekor yang mereka buat sendiri dari September 2002 hingga Februari 2003.

- Musim ini trio MSN total sudah membuat 111 gol di seluruh kompetisi.
- Xavi tampil untuk ke 149 kali di Liga Champions. Dia menyamai rekor Iker Casillas.
 
Ketiga gol dicetak oleh Messi pada menit ke-77 dan menit ke-80, sementara Neymar menambah satu gol lagi saat tambahan waktu.
Di babak pertama Messi sempat mendapat peluang untuk mencetak gol ketika bebas menggiring bola dan berhadapan dengan kiper Manuel Neuer, yang bisa menangkis tendangan Messi.
Kemenangan 3-0 ini membuat tuan ruman Bayern Muenchen harus bekerja keras untuk bisa membalikkan keadaan dalam putaran kedua pada Selasa 12 Mei.

  Untuk kali pertama sejak meninggalkan Barcelona, Pep Guardiola kembali berhadapan dengan klub tersebut. Reuni itu berakhir dengan kekalahan telak untuk timnya Guardiola.

Barca adalah klub yang sangat dikenal Guardiola. Blaugrana adalah klub profesional pertamanya sebagai pesepakbola. Di sini pula nama Guardiola menjulang sebagai pemain dengan meraih sejumlah gelar juara, di antaranya Piala Liga Champions 1991–92.

Klub Catalan tersebut juga menjadi tempat Guardiola memoles kemampuan meracik taktik sampai kini dikenal sebagai salah satu pelatih jempolan. Sebagai entrenador Barca, ia di antaranya pernah mempersembahkan titel Liga Champions 2008–09 dan 2010–11.

Proses pengundian semifinal Liga Champions lantas membawa pria 44 tahun tersebut berkesempatan reuni dengan bekas klubnya. Bayern Munich yang ia tangani sekarang harus berduel dengan Barca. Inilah pertemuan pertama Guardiola dengan Barca sejak hijrah tahun 2012.

"Ini akan jadi pertama kalinya, jadi ini akan menjadi sesuatu yang spesial dan emosional buat saya," katanya menjelang pertandingan lawan Barca.

Sebelum pertemuan tersebut, Guardiola juga melontarkan sanjungan untuk megabintang Barca Lionel Messi. "Tak ada lini pertahanan yang bisa menghentikan Messi. Itu mustahil," ujarnya.

Pernyataan itu pada prosesnya benar-benar terbukti dalam partai leg pertama semifinal di Camp Nou, Kamis (7/5/2015) dinihari WIB. Jerome Boateng cs tak kuasa meredam Messi yang membuat dua gol dan satu assist dalam kemenangan 3-0 untuk Barca atas Bayern.

Tak ada "kepulangan" manis buat Guardiola. Barca untuk sementara unggul atas mantan pemain dan pelatihnya itu dalam reuni hidup mati menuju final Liga Champions tersebut.

Hasil tersebut juga tak mampu memperbaiki catatan tandang Guardiola di Liga Champions sebagai pelatih. Opta menyebut bahwa ia sejauh ini cuma bisa meraih tiga kemenangan dalam 15 pertandingan di kandang lawan dalam fase knockout (7 kali seri, 5 kali kalah).


Sumber:
http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/05/07/053419/2908149/1033/kemenangan-barca-atas-bayern-tandai-kembalinya-guardiola-ke-camp-nou

Tidak ada komentar:

Posting Komentar